Ketahui si Doi Berkata Jujur atau Bohong

1. Lihat Matanya

Mata melihat ke kiri atas, diartikan bahwa seseorang sedang mengingat-ingat pengalaman terkait dengan pertanyaan yang didapatkan. Tapi ketika mata melihat ke kanan atas, itu pertanda bahwa dia sedang mengarang karena belum siap dengan jawabannya. Penelitian menunjukkan, bahwa seseorang akan sulit melakukan kontak mata dengan orang-orang yang mereka bohongi.

2. Bercerita Terlalu Kecil

Orang yang berbohong biasanya akan mengarang cerita supaya terdengar masuk akal. Mereka  seringkali memanjang-manjangkan cerita yang seharusnya singkat. Hal ini mereka lakukan supaya meyakinkan lawan bicaranya.

3. Memalingkan Wajah

Kalau pertanyaan yang kamu berikan memang sulit, maka menjadi hal yang wajar jika dia kemudian memalingkan muka. Tapi kalau ternyata yang kamu ajukan adalah pertanyaan sederhana dan dia menghindari tatapanmu, maka kamu perlu curiga.

4. Tidak Bisa Diam

Hal berikutnya yang harus kamu perhatikan adalah perubahan perilaku. Mereka yang berbohong biasanya akan mencari hal kecil untuk mengalihkan perhatian. Seperti sering meremas jari, memainkan bolpoin, atau menyentuh benda-benda di sekitar demi mengalihkan permasalahannya.

5. Suaranya Cenderung Pelan

Secara psikologis dijelaskan bahwa mereka yang berbohong punya kecenderungan untuk memelankan suaranya sehingga nada suara yang keluar dari mulutnya terdengar rendah. Jadi, kalau awalnya kamu memulai sebuah pembicaraan dengan nada yang normal bahkan sangat bersemangat, tapi lawan bicaramu sebaliknya, kamu boleh curiga Bela.

5 Film Psikologi yang Menguras Otak

1. The Machinist

The Machinist menceritakan tentang Trevor yang merupakan seorang pekerja pabrik dan memiliki insomnia.

Insomnianya pun mulai mempengaruhi hidupnya, teman-temannya bahkan orang yang dicintainya. Kurangnya istirahat membuat Trevor nggak paham apa yang terjadi dalam dirinya dan membuat hidupnya semakin membingungkan.

Film satu ini juga memiliki plot twist yang nggak terduga, membuat kamu nggak menyadari ada keganjalan-keganjalan yang menjadi petunjuk dalam film tersebut.

2. Gone Girl

Gone Girl berawal dari sebuah novel best-seller tahun 2012 yang diadaptasi ke layar lebar dua tahun kemudian oleh David Fincher. Secara teori, kamu mengetahui bahwa Amy, istri dari Nick menghilang dan kemungkinan telah terbunuh, membuat Nick menjadi tersangka utama.

Nick pun berusaha untuk membuktikan bahwa dirinya nggak bersalah dan mencari bukti-bukti yang mendukungnya. Kisahnya pun menjadi rumit ketika fakta menunjukkan bahwa nggak ada yang bisa dipercaya dalam film tersebut.

Film satu ini merupakan salah satu psikologi thriller yang sayang banget buat dilewatkan, mengingat film ini memiliki plot twist yang cukup bikin kamu ternganga, sekaligus mengintip bagaimana pikiran seorang psikopat bekerja.

3. The Sixth Sense

Film ini berada di genre antara psiko-thriller dan horor, menjadikan The Sixth Sense terkenal dengan akhir ceritanya yang punya plot twist mengejutkan. Para karakternya yang masing-masing memiliki peranan kuat membuat kamu bakalan menikmati jalan cerita film satu ini.

4. Black Swan

Black Swan merupakan salah satu film psikologi thriller yang banjir penghargaan di Academy Award. Film yang dibintangi oleh Natalie Portman yang berperan sebagai Nina Sayers ini menceritakan seorang balerina yang punya siis janggal dalam dirinya.

Nina memiliki kepribadian ganda yang justru terungkap saat dia harus menghayati peran sebagai White Swan dan Black Swan dalam pertunjukan balet. Karakternya yang kompleks membuat kamu memutuskan sendiri bagaimana alur cerita sebenarnya dan kesimpulan di akhir cerita.

5. Silence of the Lambs

Menceritakan seorang akademi FBI bernama Clarice Starling yang dikasih tugas buat menginterogasi tahanan yang sakit jiwa bernama Hannibal Lecter. Hannibal yang seorang psikiater ini jadi tantangan Clairce buat menggali informasi tahanan yang jago ngelabuin tersebut. Bukan cuma Clairce, lo sebagai penonton pun bakal terkecoh. Ketika penonton udah tenang “nikmatin” karakter Hannibal Lecter yang dalem, lo bakal dikasih kejutan menegangkan lewat deretan adegan yang disajiin.

DISASTER (Part 11)

Cerita sebelumnya

Tak terasa malam semakin larut. Bulan mulai menunjukan dirinya. Ambar, Jefri, Roy dan Sabrina mulai menyalakan senter mereka guna menerangi jalan.

“sebentar deh sebentar, kok dari sore kita jalan ga nyampe-nyampe ya” ucap Sabrina dengan nada sedikit kelelahan.

“iya nih, aneh banget dah. Padahal kita liat itu desa kaya deket banget tadi. Apa jangan jangan itu Cuma halusinasi kita aja?” timpal Roy.

“kok aku jadi takut ya. Malam ini juga terasa gelap dan dingin banget, beda sama malam kemarin waktu kita di tenda” keluh Sabrina.

“duh apaan si kalian tuh, penakut banget. Ini tuh udah deket, kalian denger sendiri kan banyak suara langkah kaki, ini tuh pasti udah deket” ucap Ambar dengan nada yang agak tinggi.

“iya nih gimana sih lu Roy, masa cowo takut si hahahaha” ucap cowok yang sok jagoan, Jefri.

“udah-udah ayo kita lanjutin perjalanan, ga sampe 10 menit juga sampe ini mah.” Kata Ambar seraya bergegas.

.

.

.

Keadaan sangat berbanding terbalik di tenda. Tiara dan Syafira tengah asik menikmati angin malam di depan api unggun sembari meminum jahe hangat.

“eh Tiara, liat deh itu orang bukan si?” ucap Syafira. Dilihatnya dari jauh 3 orang pemuda berpakaian rapih dan membawa peralatan serba lengkap.

Ketiga pemuda itu menghampiri Tiara dan Syafira

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Cerita selanjutnya