Harus Di Apakan Jenazah Korban Virus Corona?

Kita semua pasti sudah tidak asing lagi dengan virus yang menjadi perbincangan di seluruh dunia ini. Walaupun tidak lebih berbahaya dari SARS, tetapi korban meninggal akibat virus corona ternyata lebih banyak dibandingkan SARS pada tahun 2002-2003.

Pernahkan kalian berfikir akan diapakan pasien yang meninggal karena corona? Jika kuburkan akan ada peluang yang besar bagi si pengubur akan tertular juga.

Pemerintah China meyarankan untuk mengkremasi nya daripada menguburnya. Pemerintah China melarang pemakaman, penguburan dan kegiatan lainnya yang melibatkan jenazah korban virus corona. Jenazah mereka harus dikremasi. Hal ini dilakukan untuk memperlambat penyebaran virus.

Bagi pekerja yang menangani jenazah akibat virus, seperti pekerja pertolongan dan pekerja kamar mayat, mereka bisa terkena resiko tertular virus dari jenazah tersebut. Karena virus tersebut masih menempel di tubuh jenazah. Itulah sebabnya, pekerja yang menangani jenazah harus menggunakan perlengkapan kesehatan agar tak tertular virus tersebut.

Di Indonesia maupun Malaysia, jenazah pasien corona tetap dikuburkan. Namun tidak dimandikan, jenazah akan dimasukan kedalam body bag lalu ditayamumkan diatas balutan pelastik dan dikebumikan sesuai dengan prosedur. Tidak boleh ada keluarga yang menyentuh, memeluk, dan mencium korban untuk terakhir kalinya.

Tinggalkan komentar