
Apa yang terlintas dipikiran mu saat mendengar kata ‘sex education’?
Mungkin sebagian besar orang berfikiran berfikiran negatif dan salah mengartikan kata tersebut. Padahal sex itu artinya jenis kelamin yang membedakan antara pria dan wanita secara biologis.
Selama ini masyarakat menganggap tabu jika membicarakan tentang seks education, dianggapnya sex education akan mendorong remaja untuk berbuat yang tidak tidak. Sebagian besar masyarakat masih berpandangan stereotype dengan pendidikan seks seolah menjadi suatu hal yang vulgar.
Pendidikan seks perlu diberikan untuk meluruskan mitos mitos yang tidak ada bukti kebenarannya. Banyak mitos-mitos atau pandangan yang salah kaprah soal seks yang dipercaya generasi remaja masa kini. Misalnya mitos bahwa perempuan tidak akan hamil selama ia mencuci daerah kemaluannya. Ataupun mitos lain bahwa perempuan yang perawan pasti mengalami perdarahan. Mitos seperti ini perlu diluruskan karena sama sekali tidak benar.
Selain itu, pendidikan seks juga bermanfaat dalam mengajarkan tanggung jawab akan prilaku dan keputusan. Pendidikan seksual bisa memberikan petunjuk mengenai hal-hal yang sebaiknya dilakukan dan hal-hal yang sebaiknya dihindari. Pendidikan seksual juga bisa membuat kamu lebih bijaksana dalam berperilaku dan membuat keputusan karena kamu sudah memiliki pengetahuan yang cukup soal seksualitas dan konsekuensi atas perilaku tertentu.
Itulah pentingnya pendidikan seks bagi generasi milenial Indonesia. Berdiam diri karena rasa tidak nyaman yang ditimbulkan ketika berbicara soal seksualitas malah justru semakin membahayakan loh! Edukasi ini penting diajarkan baik di rumah maupun di sekolah. Sudah saatnya kita mulai sedikit demi sedikit memberikan edukasi seksualitas secara terbuka demi menjaga masa depan generasi anak bangsa kita.