Being a Fangirl

Apa itu fangirl?

Kebanyakan orang berpikir bahwa fangirl adalah gadis remaja “gila” yang menangis karena obsesi mereka terhadap seorang selebriti. Mereka berpikir bahwa mereka tidak memiliki kehidupan dan mencurahkan kehidupan mereka untuk bintang-bintang yang muncul di layar TV.  Fangirl dianggap memiliki banyak masalah kejiwaan dan menggunakan selebritis ini untuk melupakan kehidupan nyata. Dalam banyak kejadian itu benar, tetapi fangirls dapat menjadi orang yang benar-benar stabil, tidak secara emosional.

Seringkali, aktivitas mereka dianggap mengganggu orang sekitarnya. Anggapan tersebut muncul terutama dari yang bukan fangirlFangirl dianggap mengganggu karena tidak segan mengekpresikan emosinya secara berlebihan. Emosi ketika sedang membaca berita atau menemukan barang apik yang berkaitan dengan idolanya.

Apakah fangirling termasuk gangguan jiwa?

Penggemar dapat dikatakan gangguan jiwa apabila sudah merasa marah atau cemburu berlebih karena suatu hal yang berkaitan dengan idolanya. Hal tersebut disebabkan karena si penggemar sudah merasa dekat dengan idolanya dan menjadikan seluruh hidupnya untuk idolanya. Kemungkinan perasaan dekat itu muncul karena aktivitas yang dilakukan selama seharian selalu berkaitan dengan idolanya. Mulai dari mencari berita, sampai mencari foto terbarunya.

Namun menjadi seorang fangirl itu tidak salah. Tidak sama sekali salah. Jangan meremehkan orang-orang yang mengejar selebritis, hati mereka lebih murni daripada orang lain, mereka mencintai dengan berani … mereka melambangkan perdamaian, mereka tidak melakukan diskriminasi berdasarkan ras, mereka berteman dengan mereka yang memiliki minat yang sama dari berbagai negara, mereka lebih bergairah dan hangat daripada orang lain.