Kamu Juga Manusia . .

nggak ada yang abadi, semua akan pergi kalau sudah waktunya. Cuma diri sendiri yang stay terus nemenin kamu. So, i’m begging you to try loving your self💓

Sudah berapa banyak orang yang datang ke kehidupan kalian? sudah berapa banyak juga orang yang pergi dari kehidupan kalian? 10? 60? 100? atau lebih dari itu?

Setiap orang pasti punya seseorang yang sangat berarti di kehidupannya. Entah orang tua, sahabat, suami, istri, teman, ataupun pacar. Datang dan pergi, begitulah siklus hidup. Akan ada banyak orang yang datang ke kehidupan kalian, memulai cerita yang baru, dan mengukir kenangan yang tidak ada sebelumnya. Tentunya, kita semua ingin lebih bahagia dari sebelumnya.

Dilain sisi, akan ada banyak juga orang yang akan pergi meninggalkan kita. Mereka yang pergi pasti punya alasan tersendiri. Terlepas dari apa alasannya, kita harus bisa menerima. Sedih boleh, tapi jangan berlarut ya? Kalian kuat ko. coba ambil hikmahnya, ambil pelajaran yang secara nggak langsung mereka kasih ke kalian.

Jangan jadikan kehilangan sebagai trauma, tapi jadikan sebagai pelajaran. Belajar paham kalau semua orang yang datang ke kehidupan mu nantinya akan pergi. Begitu pun kamu. Kamu pun akan pergi meninggalkan seseorang yang menganggap mu penting. siap nggak siap, mau nggak mau, kita harus nerima. Allah punya rencana yang lebih indah untuk aku, kamu, kita semua.

Everything is great.

Walaupun kamu sering ngeluh capek, tapi percaya deh kamu kuat. Buktinya apa? Buktinya kamu masih disini, masih terus berjuang.

Ubah pemikiran ‘kalau Allah sayang aku, kenapa harus aku yang kena masalah?’

Jadi begini ‘Allah sayang aku, Allah mau aku kuat. Kalau Allah masih kasih aku masalah, berarti Allah mau aku lebih kuat. Kalau Allah ngerasa cukup, pasti aku bakalan seneng’

Perasaan sedih, senang, marah, kecewa yang kita rasain itu wajar ko. semua manusia bebas menunjukan ekspresi sesuai dengan suasana hatinya. Begitu juga kamu, karena kamu adalah manusia. Sikap tenang, bijak, dewasa nggak bisa dibangun dalam hitungan jam. Mendidik diri juga butuh kesabaran. It’s the art of being human.

Maaf, Tolong, dan Terimakasih

Apa kesalahan terbesar yang pernah kamu perbuat?

Seiring berjalannya waktu, ada banyak hal yang telah berubah. Tentunya, hal-hal tersebut akan terus berubah. Pada zaman sekarang ini banyak perubahan yang terjadi dan tidak bisa kita mengerti. Mulai dari gaya hidup, teknologi, bahkan kosa kata. manusia pun ikut berubah, terutama perubahan dalam tingkah laku nya. Banyak hal-hal yang sekarang di anggap wajar padahal sebenarnya menyayat hati. Kebanyakan dari mereka tidak menyadari arti dan pengaruh dari sebuah kata yang bisa saja memberikan efek positif bagi seseorang.

“Maaf, tolong, dan terimakasih” Tiga kata yang sering kita lupakan. Banyak orang yang lupa bahwa tiga kata itu mempunyai dampak yang besar dalam kehidupan sehari hari. Maaf, tolong dan terimakasih ini saling berkaitan satu sama lain. Tiga kata ini, jika diucapkan terpisah ataupun diucapkan tergabung pun maknanya akan sama. Sama-sama cara untuk menghargai.

  • Jangan Malu Untuk Bilang Maaf

Kita tidak pernah tau isi hati dan perasaan seseorang. Kita juga tidak bisa selalu menganggap semua yang keluar dari mulut kita itu benar dan tidak pernah menyakiti orang lain. Secara sadar atau tidak sadar, langsung atau langsung, Terkadang yang kita pikir benar belum tentu dinilai benar juga oleh orang lain. menjaga perasaan seseorang itu sangat penting. Maka dari itu kita perlu membiasakan mengucapkan kata ‘Maaf’ karena kita juga manusia yang punya perasaan untuk dihargai. Bilang ‘Maaf’ itu sebenarnya tidak sulit. Yang sulit itu menurunkan gengsi untuk meminta maaf.

  • Jangan Ragu Untuk Meminta Tolong

Manusia sebagai makhluk sosial tentunya membutuhkan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. ‘Tolong’ satu kata yang besar pengaruhnya. Bantuan yang datang dari orang lain akan lebih ikhlas jika kita mengucapkan kata ‘Tolong’. Dari kedua pihak, yang ditolong ataupun yang menolong pun akan merasa sama-sama lebih dihargai.

  • ‘Terimakasih’ Lebih Mahal Dari Uang

Semakin dewasa kita akan semakin menyadari mana yang baik dan mana yang buruk. mana yang pantas diucapkan dan mana yang tidak. Salah satu cara agar kita bisa dihargai orang lain adalah dengan cara bagaimana kita menghargai orang lain. Mengucapkan terimakasih salah satunya, tidak perlu uang, karena uang dalam beberapa kasus dapat membuat orang lain merasa tersinggung bukan merasa dihargai. Biasakan mengucapkan ‘terimakasih’ kepada seseorang yang telah meluangkan waktunya untuk membantu kita. Karena dengan ucapan terimakasih bantuan yang mulanya tidak ikhlas diberikan akan menjadi ikhlas, dan bantuan yang ikhlas akan menjadi lebih ikhlas.


Sekecil apa pun bantuan yang kita minta awali dengan tolong, sekecil apa pun kesalahan yang kita buat ucapkan maaf, sekecil apa pun bantuan yang kita terima ucapkan terimakasih